17 August 2008

JALAN-JALAN KE KOTA MEDAN(2)

Medan bukanlah kota yang sangat besar, kalo kita naek kereta, yah di sini yang dimaksud dengan kereta adalah sepeda motor, cukup menghabiskan waktu 1 jam untuk putar-putar dan bensin sekitar 1.3 liter atau 10ribu rupiah.

Kalo ingin merasakan transportasi umum khas Medan, coba becak. Di Medan, becak ada 2 golongan yaitu:

1. BPB : Becak Pengangkut Barang, yaitu becak yang digunakan untuk mengangkut barang, dengan dua jenis penarik yaitu, dijalankan dengan motor (biasanya sepeda motor yang ditunggangi pengemudinya). Yang satu lagi dijalankan dengan dikayuh oleh pengemudinya (sepeda biasanya).

2. BPO : Becak Pengangkut Orang, yaitu becak yang digunakan untuk mengangkut penumpang/orang. Jenis becak ini ada 2 yaitu Becak Dayung adalah becak yang dikayuh dengan kaki pengemudinya, dan Becak Mesin atau becak motor, yaitu becak yang dijalankan dengan sepeda motor.

Memang segala jenis becak punya beberapa area/jalan terlarang untuk dilalui, biasanya di jalan protokol. Misalnya di daerah:

1. Sebagian jalan Suprapto, mulai dari simpang jalan Multatuli hingga jalan Sudirman.

2. Sepanjang jalan Sudirman (di sini terdapat rumah Gubernur, Wisma Sudirman).

3. Sebagian jalan Diponegoro, mulai dari simpang jalan Juanda hingga bundaran Polonia.

Melakukan jalan-jalan di kota Medan, yang nyaman itu dengan taksi, lalu becak,

jalan kaki, naek mobil pribadi, ato naek kereta (di Medan sebutan kereta ditujukan kepada sepeda motor). Kalo ingin naek angkot, yang tidak biasa naek angkot mending gak usah deh…. Karena biasanya tidak begitu nyaman. Sering ugal-ugalan supir angkot di sini.

Ada prinsip mengemudi di Medan “kalo gak tabrakan gak papa”. Prinsip yang sangat tidak mendidik. Tapi begitulah keadaannya, hampir seluruh pengemudi kendaraan, baik bermotor maupun tidak, saling mendahului bila memungkinkan, kalo gak tabrak-an, tancap gas, pijak rem sesuka hati, istilah orang MedanBelanggar”. Jadi harus kati-hati dan waspada di jalanan kota Medan.

Belum ada penyewaan motor/kereta di Medan, kalo kepengen menyewa mobil plus supirnya, bisa ke TRAC atau ADIRA rental, atau rental-rental pribadi yang biasa dijumpai di iklan Koran, atau hubungi saja saya (J).

Jalan Jalan ke Kota Medan

Kalau anda datang ke Medan dari airport POLONIA alias naik pesawat terbang, bila tidak ada yang menjemput maka pilihan angkutan umum yang pertama adalah taksi bandara yang ada tepat di depan pintu keluar kedatangan baik domestic maupun luar negeri. Biasanya bila pakai argo resmi, keliling kota Medan maksimum Rp.100.000 untuk perjalanan sekitar 1 jam, karena lebar radius kota Medan hanya sekitar 10 km. Kalao mau nyaman, sila kontak saya saja ya, dilayani dengan hati deh pokoknya :)

Kalo berniat untuk menginap di hotel, referensinya adalah :

1. Hotel Angkasa, bintang 5, terletak di jalan Sutomo, dari Polonia sekitar 30-45 menit perjalanan, (lama karena banyak melewati daerah pasar dan rawan macet apalagi di jam sibuk, tapi kalau di atas jam 7 malam hanya sekitar 20 menitan) dengan biaya taksi argo sekitar 25ribu sampai 50 ribu rupiah. Kalo naek becak (sebutan untuk kendaraan umum roda tiga dengan motor atau betor) tawar antara 15-20 ribu rupiah.

2. Hotel Tiara, bintang 4, letaknya di jalan Cut Mutia, dari Polonia sekitar 15 menit perjalanan, dengan taksi argo resmi biayanya sekitar 15-25ribu rupiah, naek becak 10 ribu saja, karena cukup dekat.

3. Hotel Polonia, bintang 3, di jalan Sudirman, dari polonia hanya 5 menit, pake taksi sekitar 15-20 ribu, bisa naik becak mesin, tapi sering diajak putar2 dulu karena lokasi hotel ini dikelilingi area bebas becak (L) jadi kalo malam agak sepi dan gelap.

4. Hotel-hotel melati sampai bintang 4 di daerah jl. SM raja (Garuda Plasa. Ibunda, Antares, Grand Antares, Dhaksina, Madani, dll), dari polonia 30 menit di jam kerja. Biaya taksi argo mulai 20-45ribu, naek becak mesin/bettor 15-30ribu.

5. Hotel MADANI, dari Polonia kurang lebih setengah jam perjalanan di siang hari, kalo malam 15 menit,ongkos taksi bandara sekitar 20-30 ribu, naek becak mesin sekitar 20 ribu. Letaknya di jalan SM Raja, tepat di seberang Mesjid Raya Al Maksum. Menurut saya, hotel baru ini punya lokasi yang sangat strategis. Tepat di seberang kiri, terdapat sebuah plasa, namanya Yuki Simpang Raya. Ada beberapa Fast Food tenant di situ, termasuk McD yang buka sampai jam 12 malam pada akhir Minggu, Warung Internet di basement gedung ini dengan tarif yang sangat murah. Tepat di seberang hotel ada Mesjid Raya, jadi kalo kedengeran adzan bisa langsung nyebrang deh, untuk shalat berjamaah. Nah kalo kamu mau ke Istana Maimoon, bisa dengan berjalan kaki sekitar 5 menit dari hotel.

6. Ada juga penginapan sekelas hostel, banyak terdapat di daerah jalan SM Raja. Biasanya berbentuk ruko dengan papan nama sederhana. Biaya mulai dari 50 ribu rupiah per malam.

7. Kalo mau nginap di rumah saya juga bisa, kontak saja ya...heheheh

TIPS BERSAHABAT ala RASULULLAH

Jiwa-jiwa itu adalah sekumpulan jenis, setiap jenis bermesraan dengan jenis yang dikenalnya (diriwayatkan oeh Mutafaq Alain)

Jiwa itu bagaikan tentara yang berkumpul, maka kenal mengenal daripadanya, niscaya jinak menjinakkan. Dan yang berlainan daripadanya, niscaya akan berselisih (diriwayatkan oleh Imam Muslim dan diterima oleh Abu Hurairah)

Tidaklah berkasih kasihan dua orang pada jalan Allah, melainkan yang lebih mencintai Allah dari keduanya. Itulah yang paling mencintai temannya, dari keduanya

Membuat satu persahabatan baru tidaklah sulit, asal dua syarat mudah ini dipenuhi. Yang pertama MAU SEDIKIT MENEKAN SIKAP ANGKUH DAN PEMALU YANG BERLEBIHAN. Mengapa demikian? Sebab tidak sedikit diantara kita yang merasa berat sekali untuk menyapa orang lain yang belum dikenalnya hanya karena dua sebab tadi. Mereka seolah takut berhadapan dengan orang lain. Padahal demi banyaknya sahabat, sebaiknya sikap angkuh itu dihilangkan dan sifat pemalu itupun dikurangi. Jika selama ini anda memiliki sikap angkuh, maka tekanlah dan ulurkanlah tangan untuk menjabat tangan dan memperkenalkan diri kepada seiap orang yang anda jumpai. Jangan menunggu orang lain berinisiatif mendekati dan menjulurkan tangannya kepada anda sebagai tanda perkenalan/persahabatan.

“Barangsiapa mempersaudara seseorang pada jalan Allah, niscaya ia ditinggikan oleh Allah satu tingkat dalam sorga, yang tiada akan dicapainya dengan sesuatu amal perbuatannya” (diriwayatkan oleh Imam Tarmidzi dari Az Zubair)

“Yang terbaik di dalam Islam adalah Memberi makanan dan memberi salam, baik terhadap orang yang anda kenal atau yang tidak anda kenal!” (diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Amru bin Ash)

Keberhasilan Nabi SAW dalam menarik simpati orang bukanlah hal yang dipelajari terlebih dahulu dan dibuat-buat, melainkan persahabatan yang sungguh-sungguh.

Ibnu Mas’ud menceritakan dalam sebuah hadits diriwayatkan oleh At Tarmizi, bahwa suatu ketika Nabi SAW, bersabda:”Tahukah anda semua, siapakah yang diharamkan neraka kepadanya?” Para sahabat menjawab:”Hanya Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui!”. Maka Nabi bersabda lagi: “Neraka itu diharamkan bagi orang yang lemah lembut, mudah dalam pergaulan, menyenangkan dan bersemangat kekeluargaan!”

Salah satu faktor yang sangat memikat pada kepribadian Rasulullah adalah senyumnya yang sangat menawan hati, sehingga menurut catatan tarikh bahwa beliau adalah manusia yang memiliki jiwa yang sebaik-baiknya diantara manusia yang paling banyak tersenyum, kecuali dalam keadaan turun wahyu atau sedang memberi nasehat dan berkhutbah.

“Sekiranya anda tidak dapat memberi kelapangan kepada orang lain baik dengan harta benda maupun dengan jiwamu, maka berilah mereka kelapangan dengan wajah anda yang berseri-seri serta budi pekerti (akhlak) yang baik”

Sahabat Anas r.a. berkata: “Adalah Nabi SAW tidak menghadapkan mukanya kepada seseorang dengan sesuatu yang tidak disukainya”.

Kebahagiaan tidak ada sangkut pautnya dengan kekayaan, kedudukan. Pekerjaan dan tempat dimana kita berada, kebahagiaan hanya tergantung kepada apa yang sedang kita rasakan. Dan wajah yang ramah dan murah senyum juga ceria akan selalu mendapat sambutan yang baik dimana-mana.

15 August 2008

Aqso & Madina, Terbaru dari Dude


Bulan suci Ramadhan sudah mendekat, dan stasiun RCTI menyiapkan sinetron khusus bertajuk “Aqso & Madina”, dibintangi antara lain oleh Dude Herlino, Marshanda, Carissa Putri, Ibnu Jamil, Wingky Wiryawan, Eeng Saptahadi, dan Drg Fadly.
“Aqso dan Madina ini merupakan sinetron Ramadhan yang akan ditayangkan setiap hari mulai Jumat, 15 Agustus,” kata staf humas RCTI, Ully, kepada wartawan yang berkunjung ke lokasi syuting sinetron tersebut di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Rabu, 13/8-2008.
Dipersiapkan sepanjang 24 episode, “Aqso & Madina” bercerita tentang konflik-konflik di dalam kehidupan dua keluarga taat beragama yang harus kehilangan anak dan menantu kesayangan.
Konflik bermula ketika Pasha (Winky Wiryawan) meninggal dunia dalam satu kecelakaan pesawat terbang, dan meninggalkan isterinya, Safira (Carissa Putri) dalam keadaan hamil.
Tidak ingin Safira melahirkan anak tanpa suami, orang tua Pasha meminta putera mereka yang kedua, Aqso, untuk menjadi suami Safira.
Demi bakti kepada keluarga, Aqso pun bersedia, tetapi ia tidak bisa menipu hatinya yang sangat mencintai Madina (Marshanda), adik kandung Safira.
Sama seperti sinetron-sinetron “stripping” (ditayangkan setiap hari), “Aqso & Madina” produksi SinemArt ini pun mengalami kondisi kejar tayang.
Hal demikian setidaknya diungkapkan oleh Drg Fadly, yang diwawancarai saat “break”.

Berperan sebagai Juwono, ayah Pasha dan Aqso, bintang film yang populer di era 1980-an ini menyatakan kerja dalam kondisi kejar tayang membutuhkan tenaga ekstra para pemeran, baik dalam hal kesiapan fisik maupun kemampuan berakting.
“Naskah baru diterima di lokasi syuting. Ini berarti kemampuan akting para pemain sangat dituntut maksimal,” katanya.
Ketika ditanyakan apakah sinetron ini memiliki kekuatan cerita yang sesuai kehidupan sosial di tengah masyarakat, Drg Fadly menjawab tegas, “Ya”.
“Sayangnya, mungkin karena berbagai tuntutan kejar tayang, saya lihat ada penumpukan adegan. Kalau saja dipanjangkan menjadi beberapa bagian, saya kira penuturannya akan lebih lengkap dan pemain pun bisa maksimal dalam berakting,” katanya

07 August 2008

Harga TBS turun.....

Wah... lemarin kita masih dimanja dengan membaiknya harga TBS (tandan buah segar) kelapa sawit, yang mencapai angka rata-rata si atas Rp. 1.00/kg, tergantung dari wilayah. Namun Kompas memberitakan bahwa di awal minggu ini terjadi penurunan drastis. Angkanya mencapai Rp. 1-050/kg tbs. Disebutkan bahwa petani(rakyat) dibuat ciut hati karena penurunan ini. mana harga pupuk mencapai Rp. 10.000/kg dan langka lagi.
Penurunan harga disebabkan oleh para pengekspor CPO mengantisipasi adanya pengenaan pajak ekspor yang 20% dari pemerintah.
Bukan bersikap pesimis dengan timnya Pak SBY, namun, mengapa kebun rakyat yang cuma menyumbang 30% dari total produksi sawit ikut terimbas? bukankah mereka, para pekebun besar, apalagi yang milik pemerintah, sudah cukup "gendut" perutnya, karena kenaikan harga pasar dunia CPO beberapa waktu terakhir?

Ujung-ujungnya tetap saja pada praktik korupsi. Bila saja tiap perusahaan besar, termasuk PTPN berlaku jujur dan kompetitif, bisa jadi petani kecil yang cuma punya ladang 1/4 ha-50 ha, sama-sama ikutan "gendut" alias makmur..
Duh.. kasian...